Selasa, 02 Juni 2015
SECANGKIR KOPI
Secangkir kopi. Apa yang dapat kita maknai dari sebuah cangkir yang berisi kopi? Hampir tidak ada. Dalam pikiran kebanyakan orang, secangkir kopi hanyalah salah satu alternatif dan jenis minuman untuk melepas dahaga. Yang berbeda, mungkin karena kopi memiliki rasa dan aroma yang unik. Bahkan, kini kopi tidak lagi identik dengan hitam dan pahit. Tapi, sudah berevolusi menjadi kopi modern yang bisa berwarna cokelat, krem, bahkan putih. Pun rasanya, mengecap rasa manis sudah menjadi sebuah keniscayaan dalam meminum kopi.
Perhatikan saja mal dan pusat pergaulan remaja. Hampir semuanya disisipi oleh kafe dan kedai kopi. Misalnya, ritel kopi Starbuck. Keberadaan kedai kopi satu ini bak jamur di musim hujan. Eksis dan ada di mana-mana. Di Starbuck, kopi tidak lagi jadi komoditi dagang yang menjual secangkir kopi semata. Tapi sudah menjual suasana, gaya hidup, dan eksistensi. Ya, rasanya belum gaul dan belum lengkap kalau tidak mencicipi kopi di Starbuck.
Namun, sadarkah Anda jika dalam secangkir kopi, kita bisa belajar tentang kehidupan? Ada makna berbeda dari sekedar cangkir yang berisi kopi, menjadi sebuah ruang untuk merenung dan mengevaluasi apa saja yang sudah kita lakukan dalam hidup. Ternyata dengan meminum secangkir kopi, tidak hanya diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan dahaga kita semata. Bersamaan dengan itu, kita diberi kesempatan untuk diam, menikmati aroma dan rasanya, juga berpikir filosofis. Mencoba memaknai segala sesuatu di sekitar kita, di kehidupan kita.
Sedikit sejarah tentang starbucks, dikutip dari ensiklopedia(ngaco), bahwasanya Starbucks berasal dari Indonesia, didaerah bagian barat Solo raya.... Kopi Bubuk asli Indonesia itu diklaim amerika serikat, setelah itu nama Kopi Bubuk diganti agar tidak terlalu terkesan Indonesia dan tidak meninggalkan nama aslinya maka dipilih Starbucks asal kata dari Star(diambil dari logonya yang terdapat 3 bintang) dan Bucks berasal dari kata Bubuk yg diplesetkan menjadi Buck, dalam bahasa inggris “S” merupakan imbuhan untuk sesuatu yang jamak, jadi Bucks adalah BuckBuck (Baca : Bubuk)...jiahaha... ngaco abis... just kidding gan....
semoga bermanfaat :-)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar